SEKRETARIAT : Teater BIBIT SMK Negeri 2 Slawi

Jl. Jendral Ahmad Yani
Slawi
Kabupaten Tegal

Minggu, 27 Desember 2009

TATA BUNYI (MUSIC ILLUSTRASION)

Eksistensi seni teater bersifat audio visual, yaitu bisa didengar dan dilihat.
Efek bunyi dan musik bertujuan untukmenghidupkan secara kreatif suasana lakon.

TENTANG ISTILAH
Agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemakaian istilah asing sebagai pedoman dalam tata bunyi teater, ada beberapa istilah seperti dibawah ini :
1. Bunyi : Sound
2. Suara : Voice
3. Derau : Noise
4. Nada : Tone
5. Dengau : Hume

SUARA
Suara adalah bunyi yang berasal dari mahluk hidup, seperti manusia dan binatang.
Untuk memberi petunjuk praktis atau suasana hati manusia seperti marah, riang, susah, dan sebagainya. maka kita mengartikan istilah dibawah:
1. Texture
Kualitas suara yang dapat dirasakan senang, kasar, lancar, dan sebagainya.
2. Intonation
Tinggi rendahnya suara pada saat berbicara.
3. Stress
Tekanan suara pada kata-kata yang penting.
4. Mood
Perasaan suara yang mengambarkan keadaan girang, susah, marah, dan sebagainya.
5. Pacing
Pengucapan beberapa kata lebih cepat atau lebih lambat dari kata-kata yang lain.
6. Accent
Tekanan pada suatu bagian kata atau suku kata.

MASALAH DALAM MENGIRINGI LAKON
Tiga masalah yang perlu diperhatikan dalam mengiringi sebuah lakon :
1. Dialog
2. Efek Bunyi
3. Musik
Ketiga bahan diatas bisa kita pergunakan secara bersama-sama, bisa hanya dua bersama-sama, bisa hanya satu. Tapi harus diperhatikan pula agar volume ketiga bahan tersebut bisa diatur tepat, keras dan lembutnya.

EFEK BUNYI
Bunyi yang dihasilkan oleh alat-alat bunyi yang menyerupai bunyi aslinya.

Ada beberapa macam efek bunyi :
1. Bunyi Pintu
2. Bunyi Jam
3. Bunyi Halilintar
4. Bunyi Tembakan
5. Bunyi Hujan
6. Bunyi Kapal Terbang
7. Bunyi Air Mengalir
8. Bunyi Derap Kuda
9. Bunyi Derap Langkah
10. Dan lain-lain

MUSIK
Musik mempunyai peranan dalam teater :
1. Untuk Penonton
Musik akan bertambah daya dan pengaruh imajinasinya.
2. Untuk Aktor
Musik membantu actor membawakan warna dan emosi peranannya dalam adegan

Penggunaan musik dalam teater :
1. Musik sebagai awal adegan (pembuka adegan)
2. Musik sebagai jembatan antar adegan ( interval adegan)
3. Musik sebagai akhir adegan (penutup adegan)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar